Sunday, May 24, 2026

5 tahun sudah

Waktu 5 tahun cepat sekali berlalu. 5 tahun yang lalu aku ada dalam kesedihan besar dan sangat sulit kulalui yaitu dengan adanya kejadian kepergian istri yang meninggalkan ku seorang diri dalam dunia, karena ia berpulang kerumah bapak di sorga.

Kepergiannya itu membuat dunia ini seakan runtuh,  dan dalam kurun waktu setahun aku hampir menjadi orang yang sangat tidak produktif, tubuh dan pikiran tidak bisa bersatu. Hidup banyak dalam angan-angan dan kenangan belaka.

Istri yang sangat kucinta meninggalkan ku seorang diri. Wie........... Nama yang akrab saat kupanggil namanya...... 5 tahun sudah kau pergi meninggalkanku namun  kenangan akan dirimu tidak pernah bisa lepas dari hidupku.

Aku teringat pesanmu saat kita berbicara mengenai kematian dan keterpisahan, engkau mengatakan aku harus menikah kembali karena engkau tahu aku tidak bisa sendirian menjalani hidup ini, engkau sangat serius mengatakan hal ini, bahkan ketika mendekat hari meninggalmu suatu kali engkau malah menyebutkan satu nama yang mungkin cocok untuk aku.......... Tahukah kau Wie.... Sekarang dia telah kunikahi yaitu Rinna (Xiao Lin Na..... Engkau biasa menyebutnya konsilimu.....)

Kami sekarang telah menikah, dan kami tidak pernah melupakanmu..... Wie.... Aku sering salah memanggil namanya dengan menyebut namamu. Aku berusaha untuk tidak menyebut dengan salah karena aku tahu bahwa engkau adalah masa laluku dan masa sekarang ku adalah Rinna. Bukan aku melupakanmu tetapi aku harus hidup dalam realita bahwa yang sekarang bersamaku adalah Rinna dan aku juga mencintainya.

5 tahun sudah berlalu dan 3 tahun sudah aku menikah kembali dan hidup masih terus berjalan..... Aku berterima kasih banyak atas pengalaman hidup kita lalu dan aku belajar kesalahan masa lalu untuk tidak kulakukan pada Rinna, semoga aku bisa memberikan yang terbaik pada Rinna.

Terima kasih untuk pengalaman hidup kita yang lalu dan Tuhan sudah memberikan pengalaman pengalaman hidup kita sebagai modal di kehidupanku sekarang ini. ANUGRAH TUHAN TERLALU BESAR DALAM HIDUP  ini sehingga tidak ada alasan aku untuk tidak bersyukur atas esemua pemeliharaan Tuhan baik dimasa bersamamu maupun saat ini bersama Rinna. 

Saat ini tatkala aku dalam kesendirian bayangmu dan kehidupan kita dahulu sering muncul seperti film di benakku dan ini masih memberikan rasa sedih dalam diriku. Aku tidak ingin melupakanmu namun aku juga tidak ingin masalalu membelengguku dalam kesedihan.

Rinna telah hadir dalam hidupku dan memberikan segalanya untukku dan aku sangat bersalah jika masih mengenangmu walau aku akui kenangan memang tidak bisa dilupakan namun setidaknya janganlah kesedihan itu muncul dan menggangu perasaanku sehingga suasana menjadi sendu

Aku sejujurnya menikmati hidup sekarang karena Rinna telah mengisi bagian dari dirimu dari sisinya dan aku tidak lagi sendirian, kedepan aku masih terus mengerjakan kehidupan pernikahan ini lebih baik bersama Rinna. Tuhan akan menolong aku . Dan kami berdua masih terus mengenangmu dalam hati kami masing - masing

Terima kasih Tuhan


No comments: